Beranda / Berita / ARB Akan Kembali Desak Pj Walikota Mundur

ARB Akan Kembali Desak Pj Walikota Mundur

Bekasi, Radar Jurnal– Aliansi Rakyat Bekasi memenuhi panggilan Ketua DPRD Kota Bekasi terkait surat audiensi tentang sikap DPRD Kota Bekasi akan kisruhnya program PPDB Online tahun 2018 dan sikap penolakan seorang PJ Walikota Bekasi akan surat permohonan Kadisdik dalam hal penambahan Rombel (Rombongan Belajar) guna meminimalisir adanya siswa yang mendaftar sekolah SMP Negeri secara online minggu (22/07/2017)

Ketua ARB Machfudin Latif mengapresiasi terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang berusaha berjuang demi masa depan regenerasi Kota Bekasi.

“kami sadar jika Dinas Pendidikan hanyalah Leding Sector sebuah pijakan program tsb, namun di sisi lain kami (ARB) sangat geram dan mengutuk sikap apatisme seorang PJ Walikota Bekasi selaku Decision Maker sebuah daerah terhadap nasib rakyatnya yang tidak dapat bersekolah dan melanjutkan cita-cita mereka,”ujar latif

padahal, lanjutnya Latif jelas disebutkan di dalam UUD 1945 bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan secara layak dan harus di prioritaskan mengingat hal tsb termaktub dalam landasan fundamental hukum kita.

“Dan kami meminta ketegasan dan mendesak DPRD dalam hal ini Ketua DPRD untuk segera memanggil PJ Walikota selaku pemangku kebijakan (Decision Maker) dan Dinas Pendidikan Kota Bekasi (Ledding Sector) untuk duduk bersama DPRD selaku wakil rakyat membahas secara detail dan terfokus guna mencari solusi demi keberlangsungan dan keberlanjutan cita-cita putra-putri bangsa ini tanpa terkecuali,”Harapnya

Latif menjelaskan bahwa Ketua DPRD menanggapi secara positif dalam menjawab  keinginan ARB (Aliansi Rakyat Bekasi) selaku perwakilan masyarakat pendidikan kota bekasi yang terzolimi.

“Beliau mengatakan, pasca DPRD mendapatkan surat permohonan audiensi dari ARB, DPRD langsung membuat surat tugas kepada Komisi 4 DPRD Kota Bekasi untuk segera memanggil PJ Walikota beserta Disdik Kota Bekasi guna duduk bersama menyelamatkan regenerasi bangsa tersebut untuk segera mencari solusinya,”ungkapnya

Latif mengatakan dalam waktu dekat ARB akan menggelar aksi moril dengan cara menduduki Pemkot Bekasi untuk jadikan Sarana Rumah Rakyat guna prosesi belajar mengajar di gedung milik rakyat (Rakyat Kota Bekasi)¬†bersama rakyat Kota Bekasi, dengan menduduki pemkot bekasi baik orang tua maupun siswa yang tidak dapat bersekolah, selain menuntut hak kami, kami juga akan meneriakan satu kata PJ Walikota Bekasi Wajib mundur Dan Hengkang dari jabatan dan hengkang dari Kota ini,”ujar Latif

“kami tak sudi memiliki pemimpin yang tidak memiliki empati, bodoh, apatis, tak berhati nurani menduduki Gedung yang kami buat dari uang pajak kami…untuk pejabat atau pemimpin yang tipikal seperti ini tak perlu lagi kita menunggu 2 bulan untuk memimpin kami, jangankan 2 bulan, 1 hari saja kami tak rela jika fasilitas yang kami berikan malah di nikmati oleh Diktator tanpa belas kasih dan tak berhati nurani. jika perlu hari ini orang tersebut hengkang dari bekasi karena kami masih memiliki banyak pemimpin yang lebih potensi, pro rakyat, dari pada PJ Walikota saat ini,”tutupnya. (lukman)

Baca Juga

Mantap..!!! Alumni SMA 1 Salo Tahun 2015 Adakan Bukber Bersama Majelis Guru di P&B Bangkinang.!!!

Bangkinang Kota|RadarJurnal.com- Ikatan Alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Salo Kabupaten kampar,menggelar buka puasa bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *