Beranda / Berita / Mediasi Konflik, Husler Minta Warga Tidak Terprovokasi

Mediasi Konflik, Husler Minta Warga Tidak Terprovokasi

Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler melakukan mediasi terhadap dua kelompok pemuda dari Desa Kalatiri dan Lumbewe Kecamatan Burau yang terlibat bentrok pada Sabtu 11 Agustus 2018 malam. Bentrokan itu mengakibatkan satu korban terluka dari pemuda Kalatiri.

Mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrok susulan. Pemerintah dan Aparat keamanan bergerak melakukan mediasi. Proses mediasi ini berlangsung terpisah yang diawali di Desa Kalatiri kemudian berlanjut ke Desa Lumbewe, Senin (20/08/2018).

Dalam pertemuan mediasi itu Bupati didampingi Asisten Pemerintahan, Dohri As’ari, Kasatpol PP dan Damkar, Indra Fawsy, Camat Burau, Sukri, dan Kabag Ops Polres Luwu Timur, Rifai dan Kades Kalatiri, Opi Singkalong dan Kades Lumbewe, HM Bintang Aras.

Mewakili Pemuda Kalatiri, Abdul Rahman dalam kesempatan itu meminta agar pelaku yang telah melukai korban bisa segera ditangkap dan diproses secara hukum yang berlaku. Ia juga meminta agar warga memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah dan aparat keamanan untuk menyelesaikan persoalan ini.

“kalau pelakunya sudah tertangkap dan diproses secara hukum, kami anggap sudah selesai pak masalahnya. Itu saja yang kami harapkan, yang penting pelaku ditangkap” katanya.

Mewakili Warga Lumbewe, Nahris mengatakan sangat mendukung langkah aparat keamanan untuk menangkap pelaku. Ia juga meminta agar semua pihak menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini ditangani aparat kepolisian.

Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler meminta agar warga tetap beraktivitas seperti biasanya. Menurutnya kasus pertikaian yang terjadi ini sudah ditangani pihak yang berwenang dan pelaku yang telah melukai korban akan ditangkap aparat yang berwenang dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“jangan mudah terpancing isu provokasi yang menyesatkan, percayakan pemerintah dan aparat keamanan untuk menangani persoalan ini. Jangan ada pergerakan yang dapat memancing persoalan lebih besar lagi” kata Husler.

Pemerintah dan Kepolisian, kata Husler telah bekerja dengan maksimal untuk segera menangkap pelaku. Oleh karenanya ia meminta agar warga tetap tenang dan tidak terpancing. Pasalnya kondisi yang seperti ini sangat rentan di provokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah.

“mari kita jaga kebersamaan ini. Sekali lagi saya tekankan, Jangan ada pergerakan, mohon percayakan sepenuhnya kepada pemerintah dan aparat keamanan untuk menyelesaikan persoalan ini” tutup Husler. (hms)

Baca Juga

Mantap..!!! Alumni SMA 1 Salo Tahun 2015 Adakan Bukber Bersama Majelis Guru di P&B Bangkinang.!!!

Bangkinang Kota|RadarJurnal.com- Ikatan Alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Salo Kabupaten kampar,menggelar buka puasa bersama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *