Beranda / Berita / Drainase tak dapat menampung luapan Air Bah saat hujan turun, Pihak DPUPR kabupaten Bandung seolah tutup Mata.

Drainase tak dapat menampung luapan Air Bah saat hujan turun, Pihak DPUPR kabupaten Bandung seolah tutup Mata.

Kab.Bandung radarjurnal.com
Genangan air dijalan terusan soreang kabupaten bandung membuat para pengguna jalan baik roda empat atau roda dua mengherankan atas pembangunan Drainase yang masih baru namun tak dapat menampung air hujan, sehingga disetiap hujan turun genangan air setinggi 20cm sampai 30cm sangat mengganggu kendaraan yang melaju di jalan tersebut.

Pembangunan Drainase di jalan terusan soreang terbilang baru, kurang lebih beberapa bulan ditahun 2018,Namun drainase tersebut tidak dapat menampung air bah, Apalagi saat musim hujan drainase yang ada dipinggiran jalan terusan soreang depan pemda kabupaten bandung terlihat seperti kolam kecil yang terlihat airnya saja.

Memang perlu adanya tindakan dari pihak DPUPR kabupaten Bidang Drainase terkait masalah saluran air. Saat di konfirmasi lewat telepon, Ridwan Kabid Drainase menjelaskan, Bahwa,” Upaya yg perlu dilakukan adalah pembersihan sampah dan pengerukan, Dan nanti diawal tahun 2019 rutin akan dilaksanakan oleh pihak UPT, Sayangnya sampah tidak bisa dibendung.” Ungkap kabid Drainase Ridwan 10/01/2019

Namun saat ini sudah berganti tahun tetap saja banyak air bah yang meluap ke jalan raya, dan ini membuktikan sejauh ini pihak terkait seolah olah kehabisan pekerjaan, dan tidak ada perawatan, karena rencana perawatan baru mau dilaksanakan di tahun 2019. Ironisnya kemana saja selama ini pihak terkait dalam menjalankan program pemerintah daerah dalam upaya capaian pembangunan yang menurut bupati atau kadis DPUPR sudah mencapai 86% pembangunan infrastruktur teralisasi.

Diakui juga oleh pihak UPT Soreang permasalahan Drainase yang ada di wilayah kantor pemda kabupaten Bandung, Dengan alasan Sampah yang tersumbat di saluran Drainase.” Memang betul air bah tersebut meluap karena ulah para petani yang menyumbat saluran tersebut guna mengairi Sawah yang ada di wilayah pemda, dan juga Sampah yang datang dari saluran lain, Dan insya alloh akan kami perhatikan nanti setelah Rakor.” Ungkap H. Jery pihak UPT Soreang saat di konfirmasi lewat telepon. (R)

Baca Juga

BERITA PENCAKER MENGELAR AKSI PEMALANGAN KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATAN SIPIL KABUPATEN MAYBRAT.

Mengelar aksi pemalangaan pencari kerja (pencaker) di Kabupaten Maybrat minta kantor Dinas kependudukan dan pencatatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *