Beranda / Berita / Ketua LK3 Kab.Bandung Barat dan Kopmas, kerjasama datangi Rumah warga yang mengalami Gizi Buruk.

Ketua LK3 Kab.Bandung Barat dan Kopmas, kerjasama datangi Rumah warga yang mengalami Gizi Buruk.

KBB.Radarjurnal
Lembaga Konsultasi Kesejahteraan (LK3) Masyarakat Kabupaten Bandung Barat, kerjasama Dengan Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (KOPMAS) jakarta, mendatangi Rumah warga masyarakat Bandung Barat yg disinyalir terdapat Anak yang menderita Gizi Buruk pada hari Selasa tanggal 15-01-2019.

Kunjungan tim KOPMAS Jakarta, yang di dampingi Ketua LK3 Drs. E. Mumu Saepudin, Berkunjung dan bertatap muka langsung dengan beberapa keluarga yg mempunyai Balita yang mengalami Gizi buruk di daerah kecamatan Cipeundeuy dan Kecamatan Cipatat.
direncanakan pada hari selasa 15/01 tim Kopmas bisa menemui 4 sampai 5 keluarga yang mempunyai balita Gizi Buruk.

” Kami mendapat laporan bahwa di kecamatan Cipeundey dan Cipatat, terdapat balita yang mengalami Gizi buruk, maka LK3 dan tim Kopmas ingin memastikan kebenaran informasi tersebut, ternyata memang betul.” Ungkap Ketua LK3 dan tim Kopmas.

Di tambahkan pula Ketua LK3 Drs. E. Mumu Saepudin, bahwa data yang kami terima saat ini yakni, 1.Raras septiana putri anak dari pasangan Sahli dan salamah kp cipatra ds sukahaji rt 01/02 kec.cipeundeuy yang mengalami gizi buruk.

2. siti sifa Nurohmah anak dari pasangan Yunus & wiwin.  kp cisauheun Rt 01/05 ds sukahaji kec cipeundeuy dengan penyakit gizi buruk dan terindikasi paru.
3. Egi anak dari  Sumiati gizi buruk dan down sindroum.
4. Nuraini sri fadilah/Ririn anak dari Uka eriansah (alm) & mia susanti. kp Liunggunung Rt. 02/16 ds Gunungmasigit Kec Cipatat kbb. dengan penyakit gizi buruk dan lumpuh.
5. Rani Aprianti anak dari Sopandi & wangsih. Kp cibukur rt 01/15 ds Gunungmasigit kec cipatat, penyakit Hidrisipalus dan gizi buruk usia 7 tahun.

Masih kata ketua LK3, Yang paling penting saat ini pihaknya akan lebih mengoptimalkan, profesional, serta koordinasi dengan pihak Dinas kesehatan kabupaten Bandung Barat agar secepatnya di tangani masalah gizi buruk dan penyakit lainnya, mengingat masyarakat perlu perhatian yang lebih serius.” Ungkap Drs.E.Mumu

Harapan kedepannya LK3 dan Tim Kopmas kabupaten Bandung barat tidak mendengar lagi ada istilah anak yang mengalami Gizi buruk, dan juga para steakholder yang terkait agar jauh lebih memperhatikan.(R/Mm).

Baca Juga

Launching Dan Evaluasi,Serta Pelaporan Penggunaan ADD dan DD Tahun 2018 dan mengevaluasi ADD dan DD Tahun 2019 Kabupaten Bandung.

Kab.BandungRadarjurnal Sekda kabupaten Bandung Drs, Teddy rusdiana M.Si yang hadir pada acara kegiatan launching Dana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *