Beranda / Daerah / Jawa Barat / KABISA” Kajian bisnis Sabilulungan, sebagai sarana kemandirian UMKM

KABISA” Kajian bisnis Sabilulungan, sebagai sarana kemandirian UMKM

Kab Bandung|radarjurnal.com Workshop ‘Kabisa’ (Kajian Bisnis Sabilulungan) di Gedung Bale Sawala Kabupaten Bandung, Rabu (19/2/19) diungkapkan H Ferry Sandiyana SE, MM,  Ketua Kadin Kab. Bandung, merupakan program kerja yang dilaksanakan pertiga bulan sekali. Tujuannya agar pelaku UMKM di Kabupaten Bandung bisa mandiri serta ada peningkatan dalam perekonomiannya.

Materi Wokshop ‘KABISA’ kali ini, lanjut Ferry, akan mengangkat topik seputar “Branding” di mana pelaku UMKM dan Usaha Koperasi akan diajarkan bagaimana membangun sebuah brand yang “meaningful”. Tujuannya selain untuk membedakan dari produk lain juga diharapkan pelaku UMKM bisa lebih inovatif. Mengingat di tengah era persaingan yang sangat kompetitif saat ini, memiliki sebuahbrand kuat dan memiliki makna di benak konsumen merupakan suatu keharusan.

Bercermin dari hal tersebut, Ferry berupaya untuk bisa meningkatkan, mengembangkan, dan memajukan pelaku UMKM melalui kegiatan cara belajar membangun brand yang dipersembahkan secara gratis. Dengan demikian, para pengusaha untuk produknya nanti mempunyai ciri khas tersendiri.

“Biasanya ciri itu atau brand itu akan  memudahkan masyarakat untuk mengingatnya. Termasuk produk yang ditawarkannya,” tutur Ferry.

Ferry berharap semua peserta yang hadir di kegiatan ini bisa berimprovisasi untuk segera menerapkan brand di produknya nanti. Sebab sebuah ciri atau nama bisa menjadi sebuah patokan bagi masyarakat untuk mengetahui lebih dalam. Dari rasa ingin tahu tersebut perlahan bisa menumbuhkan rasa empati yang selanjutnya akan menjadi kebutuhan untuk memiliki atau membelinya.

“Kami optimis pengusaha-pengusaha di Kabupaten Bandung akan maju sesuai perkembangan waktu. Begitu juga dengan perekonomiannya nanti. Dan dari workshop ini bisa dijadikan motivasi lebih untuk membangun karakteristik usahanya melalui brand tersendiri sebagai jaminan usahanya nanti,” ujar Ferry.

Di kesempatan itu hadir pula Nunky Juniarti, Ketua IWAPI sebagai nara sumber. Ia menjelaskan, dari sekian banyak undangan yang hadir, lebih dominan wanita. Mereka  mempunyai keinginan kuat untuk berkembang dan bisa maju. Melalui program kerja Kadin ini bisa lebih meningkatkan kreativitas mereka demikian pungkas Nunky (Yun)

Baca Juga

Dengan “Millenial Road Safety ” Polres Bandung Rangkul komunitas roda dua dan roda empat

Kab Bandung|radarjurnal.com Polres Bandung Pada Kegiatan Silaturahim Komunitas Millenial se-Kab. Bandung dalam rangka Millenial Road Safety …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *