Beranda / Daerah / Millenial Road Safety Festival Di Suramadu Ternoda Aksi Kampanye Jokowi Wae

Millenial Road Safety Festival Di Suramadu Ternoda Aksi Kampanye Jokowi Wae

SURABAYA ( RADAR JURNAL ) Hampir lima puluhan ribu masyarakat dari berbagai daerah seperti Surabaya dan sekitar nya maupun Masyarakat Madura Tumplek Blek meramaikan acara Millennial Road Safety Festival yang digelar di Jembatan Suramadu, Minggu (17/3/2019).

Pada pukul 07.15 WIB, Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim secara resmi membuka acara dan sekaligus memberangkatkan peserta Fun Walk Millenial Road Safety Festival di kilometer 1.600.

Acara ini diikuti sekitar 30 ribu masyarakat yang datang dari berbagai kota dan kabupaten di Jatim. Puluhan ribu peserta akan berjalan sampai ke garis finish yang ada di exit Tol Suramadu. Nanti akan ada banyak hiburan di panggung utama, salah satunya penampilan dari Via Vallen.

Ada keunikan tersendiri dari masing-masing peserta, tidak hanya PKK kaos putih. Contohnya tadi ada yang menggunakan kostum barong-barongan, kemudian perkumpulan para ojek online juga turut memeriahkan.

Kegiatan ini juga akan memecahkan rekor, yaitu pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 5.500 meter di sepanjang Suramadu. Kemudian Tari Gandrung masal, Cheerleaders Millennial, Senam Kolosal, Paramotor, dan Goyang Dayung di kapal.

Berdasarkan pantauan, di sejumlah titik ada petugas yang berjaga dan juga beberapa mobil pelayanan yang ditempatkan seperti ambulan dan PMK. Acara ini diperkirakan akan berlangsung sampai pukul 11.00 WIB.

Di salah satu sisi jembatan Suramadu, ada sekitar 20 orang yang mengenakan kaus Millennial Road Safety Festival berjoget bersama. Namun, lagu yang dinyanyikan adalah ‘Jokowi Wae’. Lagu ini merupakan salah satu lagu dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf dan pernah dibawakan saat acara deklarasi Jaringan Kiai-Santi Nasional (JKSN) di Jawa Timur.”Jokowi Wae Mas, Jokowi Wae, Ojo liyane, ojoliyane” nyanyi mereka.Mereka membawa pengeras suara sendiri untuk memutar lagu itu. Di tengah lagu, mereka mulai berjoget bersama. Hal ini sempat menjadi perhatian. Sebagian warga merekam aksi sekelompok orang ini.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera menegaskan, kegiatan festival itu lepas dari kegiatan politik apa pun. Menurut Barung, hal itu di luar dari kegiatan festival.”Itu ekspresi dia, sudah saya sampaikan (kegiatan) ini terlepas dari pilihan politik kalau ada yang mereka itu urusan dia,” terang Barung saat dikonfirmasi, Minggu (17/3).Pihaknya juga tak bisa mengintervensi ekspresi dari peserta Millennial Road Safety Festival. Sebab, jumlah peserta yang datang juga sangat banyak.”Itu di luar konteks dari rangkaian (kegiatan) ini, rangkaian (kegiatan) ini untuk kegiatan¬†road safety, bagaimana mengendarai kendaraan dengan aman kalau dia. Dia menyanyikan itu, itu di luar konteks,” tutur dia. ( ViAN )

Baca Juga

JALAN NASIONAL DI PULAU MADURA 2019 AKAN LEBIH MANTAP

SURABAYA (RADARJURNAL- Jalan merupakan salah satu moda transportasi terpenting di Indonesia yang merupakan bagian dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *